Saat ini gw sudah menginjak semester akhir. Semester 14 #semester uzur, dan kalo tahun ini gw gak kelar kuliah, gw akan masuk daftar DO. Untungnya gw sekarang sedang mencoba menyelesaikan tugas akhir skripsi. Salah satu tantangan dalam menyelesaikan skripsi adalah, kamu akan menemukan dosen-dosen resek dengan cap killer di jidat mereka yang akan siap menjegal kamu. Kemarin siang gw mau menyerahkan hasil revisian desain penelitian gw ke salah satu dosen seperti itu. Dia lulusan master di Amerika, dan terkenal sangat killer serta menganut aliran perfeksionis, sedangkan gw aliran melankolis yang jelas bertentangan dengan beliau. Gw sempet mikir mungkin selama dia di Amerika, dia sering di bully ama temen-temennya, makanya dia jadi killer banget. Gw di rumah udah minum panadol 2 tablet, tapi gak mempan untuk menutupi rasa gugup gw. Ini lebih gugup daripada first date man. Untungnya gw keturunan Albert Einstein, jadi gw juga ketularan jenius. Sambil nungguin di depan ruang dosen, gw segera ambil tab gw dan searching google tentang cara-cara menghadapi dosen killer. Gw udah rangkum dan inilah tips-tips yang membuat gw akhirnya berhasil menghadap si dosen dengan tenang dan pede:
- Hal yang harus diingat adalah tetap tersenyum. Kamu anggap aja muka tu dosen imut-imut seperti Spongebob. Apapun respon beliau tetaplah pasang wajah yang sangat manis.
- Selalu menerima kritikan adalah hal yang penting. Jangan tersinggung dengan kritikan si dosen, bila perlu tertawa saja pada saat dia mengkritik #biar dianggap gila dan cepat di tanda tangan
- Akui kalau kita memang salah. Jangan mempertahan argumen yang salah.
- Dosen paling gak suka kalau dia kalah berdebat dengan mahasiswa. Jadi, jangan sok pinter apalagi kalo kita gak menguasai bahan. Ingatlah yang kita butuhkan saat itu adalah tanda tangan si dosen, bukan menang dalam perdebatan. Kalo kamu mau berdebat, ntar aja tunggu lomba cerdas cermat 17an di komplek.
- Kenali pribadi si dosen. Misalnya dia perokok berat, silahkan kamu bawa satu slop rokok. Kalau dia hoby makan, mungkin di perjalanan menuju kampus kamu bisa singgah untuk beli martabak atau sate ayam. Kalau dia hoby barang-barang branded, jangan pernah beliin dia tas Hermes, karna itu mahal banget dan kamu bisa langsung bokek #mending beli replikanya aja. Pokoknya kenali pribadi dosen dan lakukan hal-hal yang membuatnya senang.
- Jangan lupa berdoa sebelum bertemu dengan dosen. Yah, agar kita diberikan kemampuan untuk menghadapi si dosen.
untung nya gw udah selesai... *elus" dada
ReplyDeletecongratz then.. :D
ReplyDelete